Tipe-Tipe Dokter Spesialis (2)

| Posted : 02 Dec 2013 | Berita Sehat No comments

62 emergency-checklist-doctor1Seperti halnya bidang pekerjaan lain yang memiliki spesialisasi tertentu, profesi dokter juga dibedakan berdasarkan bidang-bidang khusus. Setelah membaca Mengenali Tipe-Tipe Dokter (1), berikut ulasan lanjutan mengenai tipe-tipe dokter beserta tugasnya. Jadi, Anda dapat memperoleh gambaran tentang dokter yang tepat dikunjungi untuk mengatasi masalah kesehatan yang dimiliki.

Terkait masalah reproduksi, ada andrologist yang bertugas menangani masalah kesehatan pada alat reproduksi laki-laki. Sedangkan gangguan medis pada alat reproduksi wanita diserahkan kepada gynecologist alias ginekolog. Istilah gynecologist juga dipakai untuk menyebut ahli kandungan atau obstetrician. Sedangkan sexual medicine practitioner bertugas mendiagnosa dan menangani masalah kesehatan yang berkaitan dengan seks. Masalah infertilitas atau gangguan keseimbangan hormon diserahkan kepada fertility specialist.

62 allergistUntuk menangani masalah alergi atau gangguan pada sistem kekebalan tubuh ada dokter ahli yang disebut allergist. Sedangkan dokter spesialis untuk mengobati kondisi yang berkaitan dengan immune system disebut immunologist.

Kanker yang disebut sebagai penyaki pembunuh juga ditangani oleh dokter spesialis. Medical oncologist adalah dokter yang mengawasi perawatan pada pasien penderita kanker secara umum. Dalam memberikan perawatan ia berkoordinasi dengan ahli lain. Pengobatan kanker dengan radiasi hanya dapat dilakukan oleh radiation oncologist. Tindakan bedah pada pasien kanker juga dilakukan oleh dokter bedah khusus yang disebut surgical oncologist. Sedangkan penyakit kanker yang menjangkit anak-anak merupakan ranah kerja pediatric oncologist.

62 neurologistUntuk menangani masalah kesehatan pada otak dan sistem syaraf, ada neurosurgeon dan neurologist. Neurologist bertugas mendiagnosis dan memberi perawatan jika terjadi masalah medis yang menyerang otak misalnya stroke, kejang, dan Alzheimer. Sedangkan neurosurgeon berperan melakukan tindakan bedah untuk mengatasi penyakit yang berhubungan dengan sistem syaraf dan otak.

Penanganan masalah medis yang terjadi pada tulang misalnya patah tulang adalah tugas orthopedist. Ahli orthopedi juga berperan memberikan perawatan pada pasien yang mengalami masalah atau gangguan pada tendon, tulang, maupun kombinasi keduanya. Sedangkan operasi bedah untuk mengatasi masalah tulang, otot, atau sendi dilakukan oleh orthopedic surgeon. Ada pula rheumatologist yang merupakan ahli dalam pengobatan vaskulitis, rematik, dan gangguan autoimun. Bila terjadi masalah pada kaki termasuk pergelangan kaki, ahli medis yang perlu dikunjungi adalah podiatrist.

62 Ask-your-pediatrician-if-she-has-new-advice-about-treating-ear-aches-2Audiologist adalah ahli yang khusus menangai masalah serta memberikan perawatan berkaitan dengan pendengaran. Otolaryngologist atau dokter THT bertugas menangani pasien dengan masalah pada telinga, hidung, dan tenggorokan. Opthalmologist memiliki peranan mengobati masalah mata, termasuk melakukan operasi sederhana pada indera penglihatan. Bila terjadi masalah pada gigi serta struktur pendukungnya, maka yang harus Anda datangi adalah periodontist. Sedangkan dermatologist dapat dikunjungi jika memiliki keluhan pada kesehatan kulit atau struktur kulit.

Dalam bidang kesehatan jiwa dikenal istilah general psychiatrist atau psikiater umum yaitu ahli medis yang khusus mendiagnosis dan memberikan pengobatan pada pasien dengan gangguan mental atau yang mengalami perilaku menyimpang. Ada juga neuropsychiatrist yang merupakan dokter spesialis kesehatan mental dan otak. Geriatric psychiatrist adalah ahli kesehatan mental khusus lansia. Sedangkan forensic psychiatrist berperan ketika masalah kejiwaan yang terjadi terkait dengan kejahatan.

62 EpidemiologistSelain dokter spesialis yang telah dikemukakan di atas, masih ada tiga tipe dokter lain yaitu parasitologist, diagnostician, dan epidemiologist. Sesuai namanya, parasitologist adalah ahli yang menangani penyakit akibat parasit, termasuk melakukan studi biologi dan patologi dari parasit-parasit yang menyerang manusia. Diagnostician bertugas studi pada gejala medis dan laporan kesehatan pasien untuk mendiagnosis penyakit. Terakhir, epidemiologist berperan melakukan penelitian terkait penyebab serta pola penyakit yang melanda suatu populasi atau daerah sekaligus melakukan upaya agar epidemi/pandemi tidak terjadi lagi.

Baca juga :

10 Makanan Penyebab Kanker

Manfaat Ikan Laut untuk Mengobati Berbagai Penyakit

Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber :

www.newhealthguide.org

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment