Mengenal Apa Itu Depresi Psikotik

| Posted : 29 Apr 2014 | Berita Sehat No comments
Photo from mental.healthguru.com

Photo from mental.healthguru.com

Stres dan depresi bisa menyerang siapa saja. Tak jarang pula hal tersebut disebabkan oleh hal – hal sepele.

Gangguan depresi ada beberapa jenis, salah satunya adalah depresi psikotik. Depresi psikotik adalah gangguan depresi berat yang disertai dengan gejala psikotik. Gejala yang biasa dialami antara lain halusinasi, seperti mendengar suara-suara yang menghasut atau menjatuhkan kepercayaan diri.

Selain itu gejala lain adalah delusi atau waham (misalnya pikiran yang salah namun diyakini benar mengenai gambar diri, kegagalan, atau pikiran bersalah yang kuat akibat melakukan suatu dosa. Dan, yang paling parahnya lagi, gejala psikotik tidak dapat membedakan khayalan dari kenyataan.

Depresi jenis ini berbeda dengan depresi jenis lainnya, karena penderita depresi psikotik mengalami koneksi yang terputus dengan dunia nyata. Si penderita seakan mendengar suara-suara yang tidak nyata atau memikirkan sesuatu yang tidak masuk akal. Tidak jarang penderita menganggap bahwa dirinya sedang dirasuki oleh setan.

Hampir sama dengan depresi jenis lain, depresi psikotik juga sering marah tanpa sebab, dan parahnya lagi si penderita merasa tidak perlu merawat diri dan sulit untuk diajak berkomunikasi. Namun, pada saat berkomunikasi penderita malah cenderung mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal. Hal lain yang dialami oleh penderita psikotik adalah sering merasa dipermalukan atau tidak percaya pada dirinya sendiri dan berusaha menyembunyikannya.

Photo from www.amidepressedtest.com

Photo from www.amidepressedtest.com

Risiko yang paling berbahaya adalah penderita dapat melakukan tindakan menyakiti diri sendiri  hingga bunuh diri. Depresi psikotik dapat ditangani dengan menggunakan obat-obatan yang merupakan kombinasi antidepresan dan antipsikotik. Namun, jika si penderita menyakiti dirinya sendiri harus segera di rawat di rumahh sakit untuk menghindari penderita menyakiti dirinya lagi.

Pengobatan bagi penderita psikotik biasanya sangat efektif dan mampu untuk mengembalikan penderita seperti keadaan seperti semula. Namun, penderita tetap harus menjalani kontrol untuk mencegah kambuhnya depresi psikotik.

Tapi sebenarnya, ada cara – cara sederhana yang dapat ditempuh untuk mencegah atau mengobati depresi. Diantaranya adalah bermain dengan hewan peliharaan, melakukan kegiatan positif, menyalurkan hobi dan aktif berorganisasi.

Disamping itu, berdoa juga bisa mengobati depresi. Menurut sebuah penelitian terbaru, praktik kerohanian dan agama bisa mengusir depresi dan menjauhkan seseorang dari berbagai penyakit. Penelitian yang dilakukan Lisa Miller, profesor sekaligus direktur Clinical Psychology menemukan bahwa orang-orang yang menjunjung tinggi agama mereka dan berdoa secara teratur memiliki korteks lebih tebal dibandingkan mereka yang tidak. Penipisan korteks, khususnya di bagian tertentu di otak merupakan indikator semakin memburuknya kesehatan, terutama karena depresi.

Artikel lainnya :

Cara Kreatif Menyelesaikan Masalah

Apa yang Harus Dilakukan untuk Menjadi Wanita Elegan

Meredakan Penyakit Tanpa Obat

 

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber : Dreamers Radio

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment