Manfaat Berkebun untuk Kesehatan

| Posted : 29 Apr 2014 | Berita Sehat, Headline No comments
Photo from www.prevention.com

Photo from www.prevention.com

Beruntunglah bagi Anda yang gemar berkebun, karena selain bisa mempercantik pekarangan rumah, aktivtas ini juga baik untuk kesehatan. Baik itu kesehatan fisik maupun emosional.

Di tengah kehidupan kota besar, berkebun bisa menjadi salah satu alternatif untuk rekreasi sekaligus menyehatkan. Bahkan banyak orang yang merasa kegiatan berkebun merupakan penawar dari kehidupan modern yang sibuk dan anti kotor.

Dikutip dari health.com, menurut James Jille, aktivitas berkebun menghubungkan kita dengan dengan alam, banyak orang yang dapat merasakannya walaupun tidak dapat mengungkapkannya dengan kata-kata.

Selain dapat membuat Anda lebih segar agar berdekatan dengan tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan oksigen, berkebun dapat mengurangi stress, meningkatkan mood, dan membuat tubuh kita lentur. Tidak hanya itu saja, berkebun juga dapat menjadi alternatif menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.

Namun perlu dicatat jika berkebun bersama anak – anak, hindarkan mereka dari pestisida. Setiap pestisida pasti mengandung racun sebab dibuat dari bahan kimia. Karena itulah pestisida berbahaya bila sampai masuk dalam tubuh. Seperti halnya pada orang dewasa, pestisida juga berdampak buruk bagi kesehatan anak. Meski beresiko sama, anak-anak dan bayi lebih rentan terhadap dampak pestisida.

Photo from www.sheknows.com

Photo from www.sheknows.com

Otak, sistem syaraf, serta organ lain yang masih berkembang menjadi salah satu faktor anak-anak lebih rentan terhadap pestisida dibanding ornag dewasa. Jadi, ketika pestisida terserap ke dalam tubuh bayi atau anak-anak, sisa residunya tidak dapat terhapus hingga dewasa karena kerja liver yang belum maksimal. Selain itu, bayi dan anak-anak lebih beresiko menyerap pestisida karena sistem pernafasan mereka lebih banyak dibanding orang dewasa.

Umumnya sisa residu pestisida ditemukan dalam bahan makanan non-organik. Tetapi, keracunan pestisida pada anak juga bersumber dari produk lain seperti penolak serangga atau produk perawatan tanaman dan hewan peliharaan. Upaya menghindarkan pengaruh negatif pestisida pada anak-anak sudah banyak dilakukan, salah satunya dengan melarang peredaran produk berpestisida. Meski demikian, kasus keracunan pesisida pada anak masih kerap terjadi.

Begitu pula bila pestisida sudah menempel pada produk buah atau sayuran. Mengatasinya dengan cara mengupas kulit buah sebelum dikonsumsi. Mencuci sayur dan buah juga menjadi salah satu cara untuk menghindari pestisida terserap tubuh.

Artikel lainnya :

Cara Kreatif Menyelesaikan Masalah

Apa yang Harus Dilakukan untuk Menjadi Wanita Elegan

Meredakan Penyakit Tanpa Obat

 

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber : Dreamers Radio

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment