Jauhi Rokok !

| Posted : 28 Dec 2013 | Berita Sehat No comments

The-Best-Tips-to-Stop-Smoking-Forever

Konsumsi produk tembakau di Indonesia menujukkan tren terus meningkat. Jumlah perokok di tanah air saat ini merupakan tertinggi ketiga setelah Cina dan India. Hal ini berdasarkan data dari WHO.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, dr. Tjandra Yoga Aditama memaparkan, prevalensi perokok dewasa Indonesia sebesar 34,8 persen. Jumlah tersebut terbagi atas 67,4 persen laki – laki dan 4,5 persen perempuan.

Yang lebih menyedihkan, jumlah perokok terbesar saat ini adalah kalangan remaja berusia 15 – 19 tahun. Sedangkan 20,3 persen ialah anak usia sekolah sudah mulai merokok. Perokok pemula usia 10 – 14 tahun naik dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Yakni dari 9,5 persen pada tahun 2001 menjadi 17,5 persen pada 2010.

Sebenarnya apa sih bahayanya merokok ?

teens-smokingDalam setiap batangnya terdapat 4000 jenis senyawa kimia beracun yang berbahaya untuk tubuh. Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 diantaranya bersifat karsinogenik dengan komponen utama nikotin, tar, dan CO yang bisa menurunkan kandungan oksigen dalam darah.

Merokok juga dapat menyebabkan berbagai penyakit, khususnya kanker paru, stroke, penyakit jantung koroner, dan gangguan pembuluh darah. Disamping itu, seperti yang tertulis di kemasan, rokok juga menyebabkan impotensi, penurunan kesuburan, gangguan pertumbuhan janin (fisik dan IQ), gangguan imunitas bayi dan peningkatan kematian perinatal.

Selain berdampak pada diri sendiri, asap rokok juga sangat merugikan orang lain di sekitarnya (perokok pasif).

Banyak alasan para remaja usia sekolah menjadi perokok, diantaranya karena ingin coba – coba, pengaruh iklan, ingin kelihatan gagah, dan dipaksa teman atau lingkungannya.

Di samping itu ternyata faktor keluarga juga turut andil, sebab remaja menjadi perokok umumnya karena memiliki orangtua yang merokok. Menurut dr. Tjandra, data tahun 2009 menujukkan bahwa 72,4 persen remaja usia 13 – 15 tahun mempunyai orang tua yang merokok.

Smoking-And-Lung-Cancer-Sebaiknya para remaja harus terus diberi pemahaman bahwa rokok bukan satu – satunya sarana pergaulan. Mereka harus tahu bahaya merokok dan jangan malu untuk mengatakan bahwa dirinya bukan perokok, perbanyak informasi tentang dampak negatifnya.

Ada banyak kegiatan untuk menghindari rokok antara lain olahraga, membaca, bersepeda dan hobi – hobi berbau positif lainnya.

Artikel lainnya :

Menjaga Metabolisme Tubuh Sepanjang Hari, Mengapa Tidak ?

Sex Setiap Hari Dalam Sebulan ? Siapa Takut !

Cara Sederhana Menjadi Seorang Gentleman

 

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment