Hati-Hati Memilih Kosmetik untuk Lebaran! BPOM Menemukan 43 jenis Kosmetik yang Mengandung Bahan Berbahaya!

| Posted : 02 Jul 2016 | Berita Sehat, Kecantikan No comments
Ilustrasi Kosmetik

Ilustrasi Kosmetik pixabay

Selain baju, umumnya wanita akan membeli berbagai produk kosmetika yang akan digunakan untuk mempercantik penampilan selama libur lebaran. Seiring dengan perkembangan teknologi, kini sebagian masyarakat mulai memanfaatkan sosial media untuk berbelanja, tidak terkecuali saat membeli produk kecantikan.

Seperti produk lainnya, produk kosmetik juga banyak yang dijual dengan memberlakukan berbagai promo menarik. Namun sebagai konsumen cerdas, sebaiknya Anda tidak langsung tergiur dengan berbagai penawaran ataupun testimoni produk kecantikan. Pasalnya selama semester I tahun 2016, Badan POM menemukan 43 item kosmetik yang mengandung bahan berbahaya mulai dari produk untuk mandi, rias mata, rias wajah, perawatan kulit hingga produk perawatan kuku.

Bahan berbahaya yang teridentifikasi dalam produk kosmetika tersebut antara lain merkuri, hidrokinon, asam retinoat, deksametason, klindamisin, serta bahan pewarna merah K3 dan merah K10. Padahal Peraturan Kepala Badan POM RI No. 18 Tahun 2015 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika, penggunaan bahan berbahaya tersebut dilarang penggunaannya dalam pembuatan produk kosmetika.

Ilustrasi Kosmetik

Ilustrasi Kosmetik pixabay

Merkuri misalnya. Merkuri banyak disalahgunakan sebagai bahan pencerah kulit. Padahal selain  bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker, merkuri juga bersifat teratogenik yang mengakibatkan cacat pada janin. Bahan lain seperti asam retionat yang banyak sebagai pengelupas kulit kimiawi ternyata juga memiliki sifat teratogenik.

Begitu pula dengan pewarna merah K3 dan merah K10 yang banyak disalahgunakan untuk pembuatan lipstik ataupun pemulas mata dan perona pipi. Padahal kedua bahan ini juga bersifat karsinogenik atau bahan menyebabkan kanker. Selain itu pastikan kosmetik Anda tidak mengandung hidrokinon.

Hidrokinon uang banyak disalahgunakan sebagai bahan pencerah kulit ternyata memiliki berbagai dampak buruk. Selain dapat menyebabkan iritasi kulit, hidrokinon juga dapat menimbulkan ochronosis atau kulit menjadi berwarna kehitaman. Parahnya, proses terjadinya ochronosis  ini baru mulai terlihat setelah 6 bulan penggunaan dan kemungkinan bersifat irreversible atau tidak dapat dipulihkan. Hiii!

Berikut berbagai daftar kosmetika berbahaya yang berhasil ditemukan: perona bibir Nutri Lips Lipstick dari Sophie Martin, Aichun Beauty, Anima 40, Beauty Girls, Bioclinic, Dr Herbal, La Bella Esther, Labella, La Widya Curcumin, Biogold, Clariderm, Eco-Agen, Esther, Esther Vite, Niche, Widya, Dr Night Cream, Beautyline, Avione, Tokyo Night, Implora, Come Beauty, Mirocell, Auraku, dan Gavia.

Ilustrasi Kosmetik

Ilustrasi Kosmetik pixabay

Karena itulah selain memastikan berbagai bahan berbahaya tersebut tidak ada dalam produk kosmetik pilihan Anda, pastikan pula ada ijin edar yang resmi, termasuk saat Anda melakukan pembelian secara online. Lihat pula tanggal kadaluarsa sebelum membeli berbagai produk kecantikan favorit Anda. Bagaimanapun juga mencegah jauh lebih baik daripada mengobati bukan?

Baca juga:

Kesalahan Penggunaan Produk Kecantikan yang Masih Sering Dilakukan

4 Kebiasaan Buruk Penggunaan Make Up yang Wajib Dihindari

Bahaya Menggunakan Make Up Kadaluarsa

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.pom.go.id dan m.tempo.co

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment