Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Sakit Kepala Kluster

| Posted : 13 Feb 2014 | Berita Sehat No comments

Sakit kepala kluster berbeda dari migrain, stres, serta sakit kepala yang berhubungan dengan hormon.

19241Kita semua pernah mengalami beberapa bentuk sakit kepala. Mungkin Anda terlalu banyak meminum kopi, kurang mengonsumsi air, atau mengalami pilek setelah demam.

Namun sakit kepala kluster lebih nyeri dibandingkan sakit kepala lainnya. Para penderita wanita menggambarkan rasa sakitnya sebanding dengan rasa sakit saat melahirkan, dan sekitar setengah dari penderitanya terpaksa berhenti bekerja guna mencoba dan mengendalikan kondisi mereka.

Beberapa penderita bahkan ingin melakukan bunuh diri. Karena begitu kuatnya rasa sakit yang dialami, membuat sakit kepala ini mendapat julukan yang buruk “sakit kepala bunuh diri”.

Sakit kepala kluster biasanya terasa lebih hebat pada satu sisi kepala, dan berlangsung antara 15 menit sampai beberapa jam. Penyakit itu sering membuat orang terbangun dari tidur dan penderita cenderung mengalami 3-12 serangan dalam satu episode. Satu dari seribu orang di Inggris baik anak-anak dan orang dewasa sama-sama pernah mengalami rasa sakit begitu parahnya, yang membuat mereka meratap atau mengerang kesakitan selama serangan. Mereka juga terkadang membenturkan kepalanya ke dinding atau mondar-mandir di dalam ruangan.

Sekitar 85 persen penderita mengalami serangan episodik, yaitu saat mereka mengalami serangan selama tiga sampai empat bulan dalam setahun. Namun 15 persen sisanya adalah penderita kronis, yang mendapat serangan hampir setiap hari.

tumblr_mc6v7yhsGE1qgsv65o1_1280Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sakit kepala kluster disebabkan oleh kelainan hipotalamus, bagian dari otak yang menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar tubuh.

Bila migrain dan sakit kepala lainnya sering dapat dikaitkan dengan penyebab yang spesifik, tidak demikian sakit kepala kluster. Tidak ada penyebab khusus yang teridentifikasi dari penyakit tersebut.

Sakit kepala kluster tidak mengancam nyawa penderitanya, dan dapat diredakan dengan suntikan sumatriptan (sejenis obat penghilang nyeri), yang dapat menghentikan rasa sakit dalam beberapa menit, atau dengan terapi oksigen.

Meski demikian, suntikan hanya dapat diberikan beberapa kali dalam sehari, dan ketergantungan pada oksigen dapat membatasi penderita untuk hanya dapat tinggal di rumah.

Walaupun sudah dalam kondisi yang parah, salah satu tantangan terbesar bagi banyak penderita adalah mendapat diagnosis lebih awal. Banyak yang mengeluh bahwa dokter gagal untuk mengenali gambaran dari serangan menyakitkan yang mereka alami, berpikir bahwa mereka menderita migrain. Menurut Mike Pollock, ketua dari Organization for the Understanding of Cluster Headaches, tidak ada kesadaran yang cukup terhadap kondisi tersebut, praktisi kesehatan berpikir bahwa itu hanya sakit kepala lainnya. Hal yang dapat memakan waktu hingga empat tahun untuk mendiagnosisnya.

trigeminalSeorang pasien bahkan baru didiagnosis sakit kepala kluster pada usia 51 tahun, padahal dia sudah mengalami serangan sejak usia 10 tahun. Sebelumnya dia diberitahu bahwa itu adalah migrain pra-menstruasi, migrain setelah melahirkan, migrain setelah menopause, sinusitis, atau septum yang menyimpang.

Kini para ahli teknologi pengobatan sedang mengembangkan Gamma-core, yang bekerja dengan cara merangsang sistem saraf, saat ini sedang diuji dan dikembangkan guna mengukur efektivitasnya dalam mengobati sakit kepala kluster.

Jadi, mulai saat ini jangan anggap remeh sakit kepala, meski dokter mengatakan Anda menderita migrain pra-menstruasi, migrain setelah melahirkan dan lain sebagainya, sebaiknya tetaplah waspada.

Artikel lainnya :

Menjaga Metabolisme Tubuh Sepanjang Hari, Mengapa Tidak ?

Sex Setiap Hari Dalam Sebulan ? Siapa Takut !

Cara Sederhana Menjadi Seorang Gentleman

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber : Yahoo SHE

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment