Berapa Banyak Waktu Tidur yang Anda Perlukan?

| Posted : 24 Dec 2013 | Berita Sehat No comments

40 waktu tidur bayi balitaTips kesehatan umum selalu menyarankan waktu tidur optimal selama 8 jam sehari. Benarkah demikian?

Sebenarnya kebutuhan waktu tidur setiap orang berbeda tergantung pada beberapa faktor, salah satunya adalah usia. Bayi dan balita setidaknya memerlukan sembilan hingga sepuluh jam tidur malam ditambah tidur pada siang hari. Anak usia sekolah, termasuk remaja idelanya tidur selama 9-11 jam per malam. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan tujuh hingga delapan jam untuk tidur pada malam hari. Sedangkan waktu tidur untuk lansia kurang lebih sama dengan yang dibutuhkan oleh anak usia sekolah.

Perubahan bentuk tubuh pada wanita hamil juga meningkatkan kebutuhan waktu tidur. Sayangnya gejala kehamilah seperti mual, muntah, sering buang air kecil, nyeri punggung, kram kaki, dan mulas yang sering dialami pada masa awal kehamilan justru mengakibatkan kesulitan tidur. Demikian halnya dengan penderita asma atau bronkitis. Orang yang mengalami gangguan tersebut cenderung memiliki gangguan tidur karena kesulitan bernafas atau pengaruh obat yang dikonsumsi.

SleepingKasus serupa juga terjadi pada pasien arthritis , gagal jantung kongestif , refluks lambung, dan sickle cell anemia. Penggunaan obat prescription and over-the-counter (termasuk dekongestan dan steroid) membuat peminumnya tetap terjaga. Obat untuk mengatasi kelainan jantung dan tekanan darah tersebut dikenal sebagai beta blockers yang mengakibatkan kesulitan tidur dan sering terbangun pada malam hari.

Waktu tidur yang dibutuhkan seseorang juga akan meningkat jika ia kurang istirahat. Beberapa orang mencoba menebus ‘hutang tidur’ selama weekday dengan menambah jam tidur pada akhir pekan. Sayangnya upaya tersebut bukanlah cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan tidur. Tidur berlebihan pada akhir pekan akan mempengaruhi jam biologis Anda yang berkakibat kesulitan tidur pada Minggu malamnya. Bila hal tersebut terjadi, maka dapat diprediksi Anda tidak bangun tepat waktu saat Senin pagi.

http://www.dreamstime.com/-image21828613Sedikit populasi (≤ 5%) hanya memerlukan waktu tidur 6 jam dan tidak berpengaruh pada kesehatan. Hal tersebut terjadi karena faktor genetik. Sedangkan masyarakat umum yang tidur kurang dari 7 jam atau lebih dari 9 jam justru mengalami peningkatan resiko kesehatan dan kejiwaan misalnya gangguan mood.

Anda yang cenderung tertidur pada stimulus yang rendah juga kemungkinan memiliki waktu tidur yang kurang. Stimulus tidur rendah misalnya sering mengantuk pada siang hari, tertidur di tengah perjalanan panjang, serta tertidur karena menonton televisi atau membaca koran. Jika hal tersebut terjadi Anda perlu menambah waktu istirahat pada malam hari. Langkah lain, Anda dapat menerapkan jam tidur siang. Bila hal tersebut masih tidak membantu, sebaiknya segera kunjungi dokter karena kemungkinan masalah tidur Anda terjadi akibat hal lain misalnya sleep apnea.

Baca juga :

Posisi Tidur dan Efeknya bagi Kesehatan

Nutrisi agar Tidur lebih Nyenyak

Obat Tidur, Efek Sampingya bagi Kesehatan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber :

www.mayoclinic.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment