Awas, Konsumsi Lemak Berlebih Dapat Meningkatkan Nafsu Makan!

Makanan Berlemak

Makanan Berlemak pixabay

Mengkontrol nafsu makan merupakan salah satu cara yang dianggap efektif untuk menjaga berat badan. Pengaturan pola makan yang tepat menjadi faktor penting untuk mengontrol asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sayangnya banyak orang yang sering lepas kendali setelah mereka berhasil mendapatkan berat badan ideal.

Meski mengendalikan nafsu makan terdengar mudah, namun hasil penelitian yang ada menunjukkan fakta yang cukup mengejutkan. Bahwa pengendalian nafsu makan seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor seperti olahraga, kadar lemak tubuh bahkan hormon dalam tubuh sekalipun.

Misalnya saja Anda berolahraga dengan tujuan untuk menurunkan berat badan, maka Anda pasti akan merasakan penurunan nafsu makan. Namun pada kasus tertentu, latihan berlebih dapat mengakibatkan hilangnya nafsu makan yang dapat memicu terjadinya anoreksia. Jadi baik latihan sekalipun harus disesuaikan dengan kemampuan dan kesehatan tubuh.

Ada berbagai hormon yang menjadi pengendali nafsu makan. Dua yang paling berpengaruh adalah hormon ghrelin dan Peptide YY (PYY). Ghrelin merupakan hormon perangsang rasa lapar, sebaliknya PYY merupakan hormon mengurang rasa lapar. Menariknya pemilihan nutrisi makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat mempengaruhi kedua hormon ini. Misalnya saja ketika Anda memilih mengikmati protein, maka tubuh akan merespon dengan melepaskan hormon PYY yang akan menurunkan rasa lapar Anda.

Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan hormon PYY akan dilapaskan saat seseorang sedang berolahraga. Menariknya lagi, glukagon yang berperan dalam mengendalikan rasa lapar ini akan bereaksi baik saat latihan ataupun usai latihan. Karena itulah saat menjalankan program penurunan berat badan, umumnya kerap dianjurkan untuk melakukan diet tinggi protein yang diimbangi dengan melakukan latihan.

Berkebalikan dnegan fakta di atas, peneliti dari University College London menemukan bahwa lemak berlebih dalam tubuh dapat menghalangi pelepasan hormon yang mengendalikan nafsu makan seseorang. Hal ini menjadi salah satu penyebab mengapa orang dengan obesitas lebih mudah merasakan lapar sehingga lebih sulit bertahan saat melakukan program diet. Lebih lanjut lagi, peningkatan jumlah sel lemak akan memblok hormon pengendali nafsu makan. Hal ini dapat dilakukan dengan menghalangi mereka saat mengirimkan sinyal untuk berhenti makan. Nah!

Makanan Berlemak

Makanan Berlemak pixabay

Karena itulah jika sel lemak dalam tubuh Anda berada dalam jumlah berlebih, ada kemungkinan bahwa Anda akan terus makan bahkan ketika Anda sudah cukup makan sekalipun. Sudah adakah protein dalam menu makan Anda hari ini?

Baca juga:

Mengenal Seluk-Beluk Diet Mediterania

Cara Benar Menyimpan Sayur dan Buah di Kulkas

Chia Seed, Alternatif Baru untuk Penurunan Berat Badan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: duniafitnes.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment