Awas! Ancaman Demam Berdarah

| Posted : 18 Nov 2014 | Berita Sehat No comments
dari greenworldindonesia.info

dari greenworldindonesia.info

Anda tentu mengetahui kegiatan juru pemantau jentik (jumantik) nyamuk. Para jumantik secara berkala mengunjungi rumah-rumah penduduk untuk mencari jentik nyamuk dan memusnahkannya. Sudah tentu, jumantik juga akan mengajak ibu rumah tangga mencari sendiri dan mencegah jentik nyamuk agar tidak berkembang di dalam atau sekitar rumah.

Sudah menjadi rahasia umum kalau nyamuk suka tinggal dan berkembang biak di air yang tergenang. Baik di dalam kolam maupun di tempat penampungan air. Bahkan, ban bekas yang terkena hujan dan menampung air dapat menjadi tempat bersarang nyamuk kemudian berkembang biak. Jentik nyamuk ini akan tumbuh menjadi dewasa dan siap menularkan virus demam berdarah. Jadi, upaya penting dalam memutus rantai penularan demam berdarah adalah mencegah jentik nyamuk berkembang biak dengan mencegah adanya air yang tergenang. Usahakan benda-benda yang berpotensi menjadi genangan air itu dikubur atau dikondisikan agar tidak tergenangi air saat musim hujan tiba. Kolam di rumah yang biasanya menampung air juga sebaiknya sering-sering dikuras, minimal seminggu sekali Anda harus mengurasnya.

dari www.antarajateng.com

dari www.antarajateng.com

Upaya lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terserang demam berdarah ialah pengasapan untuk membunuh nyamuk dewasa. Meskipun ini kurang efektif, namun tak salah bila dilakukan sebagai upaya pencegahan berkembang biaknya nyamuk menjadi lebih banyak.

Sebagai informasi, setiap tahun di Indonesia lebih dari 100.000 orang dirawat di rumah sakit karena demam berdarah dengue (DBD). Yang menyedihkan, 800 dari 1000 orang meninggal. Kebanyakan dari mereka pun adalah anak-anak.

Oleh karena itu, pemerintah mengadakan adanya vaksin untuk DBD. Vaksin DBD saat ini sedang diuji coba di Amerika Selatan dan Asia Tenggara. Hasil sementara menunjukkan bahwa vaksin DBD cukup efektif melindungi mereka yang menjalani imunisasi DBD. Nampaknya vaksin DBD akan menjadi senjata tambahan dalam upaya memberantas DBD selain usaha-usaha pencegahan di atas. Hendaknya, masyarakat tetap menjaga kebersihan, tidak terlalu besar menggantungkan harapan pada vaksin DBD, karena tanpa perbaikan lingkungan dan pemberantasan jentik nyamuk, vaksin DBD saja sulit diharapkan akan berhasil memberantas DBD.

Meskipun sudah ada vaksin nantinya, masyarakat sebaiknya juga tetap berupaya melaksanakan pencegahan. Tidak berhenti ketika vaksin sudah ditemukan dan disebarluaskan, ya. Tapi Anda bantu pemerintah dan lingkungan Anda mendapatkan kehidupan yang sehat. Jumantik tidak selamanya bisa diandalkan, seluruh lapisan masyarakat harus bergerak untuk memberantas jentik-jentik nyamuk. Selamat bekerja!

Artikel terkait:

Manfaat kesehatan dari wortel

Terapi musik untuk menjaga kestabilan jantung

Ditemukan! Obat anti penuaan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: Kompas.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment