Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Ditengarai Memperoleh Vaksin Palsu ? Ini Jawabannya !

Ilustrasi Vaksin

Ilustrasi Vaksin blogs.discovermagazine.com

Beberapa waktu yang lalu, publik digemparkan dengan vaksin palsu yang konon sudah beroperasi mulai tahun 2003 yang lalu. Ditemukannya vaksin palsu ini tentu membawa dampak psikologi bagi para orang tua, utamanya yang melakukan vaksin pada buah hati dalam rentang 10 tahun terakhir.

Apalagi setelah kasus ini bergulir sekian lama sehingga sudah diketahui beberapa fasilitas dan layanan kesehatan yang diduga menggunakan vaksin palsu. Tercatat ada 14 Rumah sakit yang diduga menggunakan vaksin palsu ini, yaitu:

  1. RS Dr. Sander (Cikarang),
  2. RS Bhakti Husada (Terminal Cikarang),
  3. RS Sentral Medika (Jalan Industri Pasir Gombong),
  4. RS Puspa Husada,
  5. RS Karya Medika (Tambun),
  6. RS Kartika Husada (Jalan MT Haryono Setu Bekasi),
  7. RS Sayang Bunda (Pondok Ungu Bekasi),
  8. RS Multazam (Bekasi),
  9. RS Permata (Bekasi),
  10. RSIA Gizar (Villa Mutiara Cikarang),
  11. RS Harapan Bunda (Kramat Jati, Jakarta Timur),
  12. RS Elisabeth (Narogong Bekasi),
  13. RS Hosana (Lippo Cikarang),
  14. RS Hosana (Jalan Pramuka Bekasi).

Dengan demikian orang tua akan mengetahui apakah buah hati mereka divaksin dengan vaksin asli atau palsu. Lalu apa yang harus dilakukan saat mengetahui buah hati menjadi korban peredaran vaksin palsu? Jawabannya tidak lain adalah melakukan vaksin ulang. Anda tidak perlu khawatir dengan pelaksanaan vaksinasi ulang karena kegiatan ini dilakukan tenaga kesehatan independen didampingi dokter spesialis anak dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Pelaksanaan vaksin ulang ini akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama sudah dilakukan pada tanggal 18 Juli yang lalu di empat lokasi yang berbeda yaitu di Puskesmas Kelurahan Ciracas, RSU Kecamatan Ciracas, RS Harapan Bunda, Jakarta Timur dan RS Sayang Bunda, Bekasi.

Vaksin

Vaksin www.allencountyhealth.com

Nantinya, setelah didata, satgas akan mengontak keluarga korban vaksin palsu via telepon. Setelah pendataan selesai, maka satgas akan menghubungi untuk melakukan pengecekan kembali hingga konfirmasi terkait imunisasi ulang. Diharapkan masyarakkat yang dihubungi dapat hadir untuk melakukan vaksin ulang sesuai dengan jadwal dan tempat yang diinfokan.

Baca juga:

Dampak Peredaran Vaksin Palsu pada Kesehatan Anak

Ciri-Ciri Vaksin Palsu yang Perlu Anda Ketahui

Mengenal Seluk Beluk Penyakit Polio

Penanggulangan Batuk Rejan, Batuk 100 Hari yang Mematikan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: health.liputan6.com dan www.bbc.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment