Apa Itu “Turun Berok” ?

| Posted : 08 Mar 2014 | Berita Sehat No comments

perut

Banyak yang menganggap turun berok identik dengan penyakit hernia pada pria, tapi apa benar seperti itu ? Mari kita lihat bersama !

Bahasa medis “turun berok” ialah prolapsus uteri. “Rahim yang bergeser (turun) dari posisinya ke bawah melalui liang vagina. Rahim yang seharusnya berada di rongga perut bagian bawah, menurun ke bawah bahkan bisa sampai tampak di luar liang vagina. Pada prolapsus ringan umumnya tidak ada gejala, namun pada kasus yang berlanjut terdapat beberapa keluhan. Gejala khas prolapsus uteri yakni keluar jaringan dari liang vagina, nyeri di perut bagian bawah, dan sering buang air kecil. Prolapsus uteri memiliki empat grade (tingkat keparahan) dengan perawatan berbeda,” Eva menerangkan.

Empat grade yang dimaksud sebagai berikut:
1. Prolapsus uteri tingkat I. Serviks uteri menurun,  dalam liang vagina sampai setinggi 1 cm di atas introitus vagina  (lubang vagina/himen).
2. Prolapsus uteri tingkat II. Serviks uteri turun sampai > 1 cm dari introitus vagina
3. Prolapsus uteri tingkat III. Serviks uteri menonjol keluar dari  > 1  cm di atas introitus vagina
4. Prolapsus uteri tingkat IV. Seluruh uterus telah keluar dari vagina. Fenomena ini sering disebut procidentia uteri dan menuntut tindakan medis berupa operasi.

turun berokJika seorang ibu melakukan terlalu banyak aktivitas berat bisa memicu rasa sakit oleh karena ada tekanan dari rahim yang turun dan menekan ke arah kandung kemih khususnya lubang kemih atau uretra dan memicu infeksi saluran kemih. Selain itu juga serviks yang turun akan bergesekan dengan pakaian dalam mengakibatkan jaringan tertekan, nekrosis (sel rusak dan membusuk), lecet, terluka, dan mudah terinfeksi. Ini biasanya terjadi pada prolapsus uteri tingkat III dan IV. Kalau sudah begini, yang dirasakan si ibu bukan hanya sensasi nyeri, tapi juga susah buang air kecil. Untuk berdiri dan berjalan pun akan terasa sangat sakit.

Pada kasus grade III-IV , dokter akan menempuh operasi histerektomi vaginal (pengangkatan rahim dari vagina). Karenanya jika Anda merasa nyeri di perut bagian bawah, segera lakukan pemeriksaan ginekologi. Itu seperti pemeriksaan reguler, bukan pemeriksaan yang rumit dan mahal. Ingat, wanita hamil bisa mengalami turun berok. Tapi setelah hamil, bisa dipulihkan lagi dengan olahraga. Misalnya, senam kegel.

So, be aware ya ladies !

Artikel lainnya :

Rahasia Keindahan Kulit Selebritis Hollywood

Diet – Diet Ekstrim Selebriti Dunia

Duduk Terlalu Lama Menyebabkan Kegemukan

Waktu yang Tepat untuk Olahraga

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber : bintang online

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment